Tanaman Hias Aku Rindu padamu

Tanaman hias aku rindu padamu… yaa itu yang aku rasakan saat ini, ketika aku melihat blog tanaman hiasku yang terbengkalai tanpa update setelah sekian lama, tapi masih saja banyak orang yang mengunjunginya.. awal aku membuat blog tersebut karena kecintaanku terhadap dunia tanaman hias, bukan karena saat itu tanaman hias sedang mahal dan banyak dicari orang tapi memang aku demen sejak lama.

Tanaman hias yang pertama kali aku miliki yaitu jenis beringin, saat itu aku masih di tingkat SLTP.. baru banget pindah dari jakarta ke pekalongan. waktu itu aku punya adik laki2 dua orang.. umurnya kalo gak salah 3 tahun dan 2 tahun. wah… jadi bostalgia.. hehehe.. waktu itu aku mencari bibit beringin yang benar2 masih kecil. aku bonceng kedua adikku dengan sepeda menuju rumah bersalin, disana banyak bibit beringin di sela-seal bangunannya (soalnya bangunan tua).

tanaman hias bibit beringin

mirip seperti gambar di atas bibit yang aku cari, malahan lebih kecil lagi.. la wong kayaknya baru “netes” baru 4-5 daunan… hehe… sampai rumah bibit beringin hasil perburuan itu aku tanam di bekas air mineral gelas. aku jejerkan di teras rumah dan aku siram tiap hari pagi dan sore..

lambat laun bibit hasil penangkaranku semakin besar, aku pangkas batang2nya secara rutin sebulan sekali. aku bentuk batangnya menggunakan kawat hingga aku ukir.. wah penyiksaan yah… kasihan juga sih, tapi.. (pembelaan yang gak dibenarkan nih hehehe…)

Nah, tanaman hias bibit beringin ini kemudian aku pindahkan ke dalam pot yang lebih besar.. singkat kata aku saat itu punya lebih dari 50 pot beringin berukuran mini… ya… bonsai amatiran sih tapi sangat membuatku puas hehe… bagi penggemar bonsai tentu tahu ada kepuasan tersendiri bila melihat bonsai buatannya.. sosoknya mini namun kekar, survive dan elegans… hhmm… apa lagi yah…

Begitulah awal kecintaanku terhadap tanaman hias, dimulai dari tanaman hias daun.. pada suatu ketika pakde no memberiku tanaman hias bunga.. wah.. wah.. wah.. kok bunga yah… pertama aku begitu menyepelekan, apalagi saat itu si bunga belum muncul.. jadi gak tahu seperti apa sosoknya… jadi de kuanaktirikan di tanaman ayng katanya berbunga putih ini..

Tidak lama, pekalongan sering diguyur hujan hampir setiap hari.. tanaman bunga yang tadinya lunglai tak terurus mulai menampakkan daun-daun baru dan akar yang sehat… tidak begitu lama menunggu terlihatlah knop atau bakal bunga.. “heh.. mau muncul bunga” decakku kagun… 😀

Kutunggu-tunggu bunga tak kunjung mekar… hanya tangkai bunganya saja ayng kian panjang. ada sih bakal bunganya tapi kok lama abnget ya.. Ahh bosan kataku… kulupakan saja si bunga lalu kembali ke bonsai hehe… nah pada suatu pagi yang dingin… baru saja bangun tidur.. belum sempat cuci muka pula.. (kebiasaan buruk semasa smp nih hehehe..).. ada yang putih2 diantara dedaunan yang hijau… kudekati dan kudapati sang bunga telah bermekaran… cantik…

tanaman hias anggrek bulan phalaenopsis amabilis

nah itu tuh tanaman hias yang berbunga cantik.. namanya anggrek bulan atau nama latin anggrek bulan yaitu Phalaenopsisi amabilis. sejak itulah aku mulai menyukai tanaman hias lebih luas, ya tanaman hias daun maupun yang berbunga… hhmm… rasanya damai… cocok banget buat penghilang lelah atau stress… 🙂

Advertisements

Cantik Banget Tumbuhan Menjalar si Bunga Hoya

Cantik banget tumbuhan menjalar si bunga hoya

Kemolekan kembang tidak cuma milik kembang mawar aja, ternyata flora merambat si kembang hoya juga memiliki kemolekan yang beda. Yuk kita perhatikan sosok bunga hoya yang sepertinya tidak lazim & setenar kembang2 tersebut.

Kembang hoya punya nama ilmiah Hoya carnosa. Morfologi tanamannya yaitu tumbuhan merambat alias disebut dengan istilah “liana”. Bunga ini dikategorikan flora berbiji belah, mempunyai daun berdaging nan tebal dan dilapisi lilin sehingga kaku.

hoya carnosa, bunga hoya, tanaman hoya, gambar hoya, hoya merambat, tanaman hias, bunga majemuk

Kembang hoya termasuk bunga majemuk sebab punya tidak sedikit kembang dalam satu rumpun. Ukuran kembang cenderung imut, tetapi sebab banyak menjadi tampak gede serta mempesona. Bunga hoya sangat unik, bunga ini sebagian “berdaging” tebal dan dilapisi lilin. Sebagian bunga hoya terdapat juga nan berbulu.

Warna kembang hoya amat beraneka ragam. Kau dapat search keragaman kembang hoya di Google dengan kata kunci kembang hoya. Warna bunga yang umum dan mudah ditemukan di pedagang flora yakni pink, sedangkan warna lainnya diantaranya merah darah, warna orange, warna abu-abu & belang biasanya termasuk hoya spesies serta belum diperbanyak.

Bila engkau interes dengan bunga hoya untuk jadi dekorasi pekarangan Anda, silahkan Dikau membelinya di daerah Ciapus – Kab. bogor. Di sana Dikau dapat memperoleh tumbuhan ini, walaupun tidak seluruh penjual memperbanyaknya.
Apabila Kau menyukai tas buatan tangan juga, kembang hoya telah dijadikan stilasi dekorasi tas. Silahkan Anda amati stilasi Kembang Hoya pada AnekaTasLucu. Com.

Tips Memilih Anggrek yang akan Dibeli

Tips Memilih Anggrek yang akan Dibeli yaitu:

1. Sehat dengan daun hijau sedang, mengkilat dan polos tanpa bercak.
Hindari tanaman yang terdapat bercak kuning atau cokelat pada daun dan batang, karena ada kemungkinan terserang penyakit.
2. Memiliki batang atau umbi semu (pseudobulb) yang gemuk, kuat dan polos tanpa bercak. Hindari batang/pseudobulb yang berkerut (kemungkinan karena kekurangan air).
3. Memiliki anakan baru yang lebih banyak (untuk anggrek sympodial), sehingga jika yang dewasa mati, ada gantinya. Selain itu, peluang untuk berbunga juga lebih besar.
4. Memiliki bekas tangkai bunga lebih banyak, yang berarti anggrek tersebut tergolong rajin berbunga.
5. Bertangkai bunga utuh. Tangkai terpotong adalah salah satu sifat menurun sehingga pada pembungaan berikutnya kemungkinan juga akan terpotong.
6. Kuntum bunga dalam keadaan setengah mekar dan utuh (tepi bunga tidak mengkerut), agar lebih lama menikmati keindahan bunganya setelah dibeli.
7. Batangnya kokoh tertanam pada pot. Jika mudah goyang ada kemungkinan anggrek tersebut baru di tanam ulang atau sistim akarnya tidak baik.
8. Periksa medianya, apakah terdapat hama (serangga kecil) yang merayap. Hindari tanaman yang ber hama.
9. Lihat tangkai bunganya, apakah memang berasal dari tanaman atau hanya bunga potong yang ditancapkan pada pot.
10. Ada penjual anggrek nakal, yang menancapkan bunga potong pada tanaman yang sebenarnya belum berbunga dengan maksud agar nilai jual anggrek tersebut bisa lebih tinggi.