Tips Merekap Data Penelitian Hasil Olah SAS

Merekap hasil olah data dengan SAS memang merepotkan, karena kita harus copy-paste satu persatu hingga tersusun rapi dan dapat dimengerti. Pengalamanku melakukan rekap hasil penelitian ini memang melelahkan, aku sendiri melakukannya sampai 3 hari. Tapi selama 3 hari itu aku berusaha mencari cara mempercepat cara merekap, dan ternyata cukup membantu. Ketika aku sengaja ulang lagi pekerjaan merekap yang melelahkan ini, ternyata hanya memakan waktu 1 hari saja.
Sekarang aku ingin berbagi kepada pengunjung caraku sendiri yang aku tahu (mungkin saja ada cara lain tapi aku tak tahu). Ini akan terasa sangat berguna jika jumlah perlakuan kita banyak, misalnya lebih dari 10 perlakuan. semoga saja membantu…

SIDIK RAGAM
1. Simpan hasil olahan SAS dalam format doc dan ganti page setupnya menjadi lanscape.

2. hapus semua data yang tidak kita perlukan, hanya yang kita perlukan yang tidak dihapus

3. hapus semua jarak antar baris dari data yang ingin kita rekap

4. hapus juga Dependent Variable: *** dan nama kolom seperti source, DF, Sum of Squares dll

5. pindahkan nilai C.V. ke sebelah kanan nilai Pr>F dipisahkan 1 spasi

6. hapus spasi dalam frase, misal Sum of Squares menjadi SumOfSquares

7. hasilnya akan jadi seperti ini:
Rekap SAS01

8. blok semua data

9. klik menu Table >> Convert >> Text to Table

10. pilih menu Other, pada box isikan satu spasi (tekan tombol space bar sekali) dapat pula dengan cara ini

Rekap SAS02

11. setelah itu klik ok, dan hasilnya seperti berikut:

Rekap SAS03

12. sekarang copy hasil itu dengan Ctrl-C atau mouse klik kanan >> Copy.

13. paste pada Excel, dan hasilnya akan seperti ini:

Rekap SAS04

14. Blok kolom-kolom kosong yang tidak ada angka/data (caranya, letakkan ponter pada huruf-huruf A, B, C dst hingga muncul tanda panah kebawah terus geser Mouse ke kanan sesuai kolom yang dikehendaki), scroll ke bawah untuk memastikan tidak ada data yang terblok, kemudian hapus dengan mouse klik kanan >> Delete.

15. setelah dihapus hasilnya seperti berikut:

Rekap SAS05

16. karena masih tidak beraturan, kita hapus lagi sel-sel kosong yang tidak berdata, hasilnya sebagai berikut:

Rekap SAS06

17. langkah terakhir kita tinggal atur desimalnya, terus atur sesuai waktu mengamatannya. Selesai…..

UJI LANJUT
1. ikuti semua cara 1-6 di atas
2. antar waktu pengamatan berilah jarak 1 spasi (tidak seperti cara diatas yang tanpa spasi), dan hasilnya akan seperti ini:

Rekap SAS07

3. convert to table data tersebut seperti cara di atas kemudian copy-paste ke Excel, dan hasilnya seperti ini:

Rekap SAS08

4. Hapus semua sel kosong, untuk mempercepat arahkan pointer ke huruf kolom dan angka baris hingga membentuk tanda panah kemudian klik. Untuk multi blok, gunakan CTRL tanpa dilepas.
5. jangan lupa pisahkan 1 baris untuk jarak antar waktu pengamatan. Hasilnya akan seperti ini:

Rekap SAS09

6. hapus data N dan biarkan data Duncan Grouping, Mean dan PW, kemudian atur jumlah desimal pada Mean agar seragam (misal 2 desimal). Hasilnya akan seperti ini:

Rekap SAS010

7. langkah berikutnya blog semua data lalu Copy-Paste ke MS Word. Hasilnya seperti berikut:

Rekap SAS011

8. huruf mutu Duncan Grouping di ketik ulang di belakang desimal Mean. Setelah selesai Save (harus disave).Hasilnya seperti ini:

Rekap SAS012

9. copy semua data kembali ke MS Excel pada baris ke dua kemudian lakukan sortasi dengan type Ascending (lihat cara sortasi) tiap waktu pengamatan dengan acuan PW (yang ada simbol P4W2, dst). Jangan sortasi semua data karena akan acak-acakan, cukup per waktu pengamatan. Dan hasilnya akan seperti ini:

Rekap SAS013

10. Lakukan blok pada data Mean (per pengamatan) kemudian lakukan Cut-Paste ke sebelah kanan PW. Hasilnya seperti berikut:

Rekap SAS014

11. Pekerjaan selesai, kita tinggal lakukan perapihan terakhir yaitu memberi nama kolom dan menghapus semua yang tidak terpakai. Hasilnya seperti berikut:

Rekap SAS015

Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat…
Untuk mempelajari tips ini di rumah silahkan download di bawah ini:
Download File

Tips Merubah Tanda Desimal (Titik/Koma) pada Excel

Pernahkah melakukan kesalahan penulisan titik atau koma dalam desimal nominal? Kesalahan ini bisa saja terjadi pada saat kita memasukkan data-data yang akan kita olah dengan aplikasi tertentu seperti SAS. Misalkan tanda pemisah desimal yang kita gunakan adalah koma (,) sedangkan untuk dapat diproses di SAS tanda pemisahnya adalah titik (.) dan kita telah membuat banyak data / data siap olah, tentu kita akan sedikit bingung, apa perlu kita merubah semua data kita? Tentu tidak, ada 2 cara yang bisa kita gunakan:

CARA PERTAMA

Apabila data kita hanya terdiri dari satu jenis tanda pemisah desimal, titik saja atau koma saja kita dapat melakukan:

1. Klik menu Edit ›› Find. Bisa juga memakai shortcut Ctrl F.

2. Pada menu Find and Replace kita pilih Replace.

3. Pada box isian, ketikkan tanda yang akan diubah (find) dan penggantinya (repalce).

4. Lalu klik Replace All.

Ubah Tanda Satuan01

Cara pertama ini tidak dapat merubah hasil dari hitungan fungsi

CARA KEDUA

Apabila data kita terdiri dari dua jenis tanda pemisah desimal dan ribuan, contoh 12.561,09, kita perlu mengikuti cara sebagai berikut:

1. Klik menu Tools ›› Option.

2. Pada menu Option kita pilih International.

3. Isikan titik (.) pada box Decimal Separator dan koma (,) pada box Thousands Separator.

4. Lalu klik OK.

Ubah Tanda Satuan02

Tips Mengurutkan Data (Sortasi) pada Excel

Kita terkadang mendapatkan data-data yang tidak berurutan sesuai abjad dan jelas akan memakan waktu lama untuk mengurutkan secara manual. Pada program Excel disediakan fitur pengurutan menurut abjad (A ke Z) atau sebaliknya (Z ke A). Berikut ini adalah caranya:

1. Langkah yang pertama yaitu menselect seluruh data yang akan diurutkan.

Sortasi

2. Pilih menu Data lalu klik Sort, akan muncul wizart seperti di bawah.

Sortasi02

3. Pilih kategori pada Sort by yang nantinya akan dijadikan acuan agar data lain pada baris yang sama tidak berubah, misalkan kita pilih Nama.

4. Tentukan jenis pengurutan dengan Ascending (A ke Z) atau Descending (Z ke A), misalkan kita pilih ascending. Setelah itu klik OK.

Hasilnya akan jadi seperti berikut:

Sortasi03

Ascending

Sortasi04

Descending

Sortasi05

Kategori Nilai UAS sebagai acuan dengan sortasi Descending

Tips Membuat Link pada Excel

Link atau tautan sangat membantu kita untuk menuju suatu halaman pada excel, baik dalam satu lembar kerja, antar lembar kerja (worksheet) atau antar file. Link bisa mempercepat akses apabila kita memiliki lembar kerja yang luas atau banyak tanpa harus mencari secara manual. Kita dapat menaruh link dimana saja hingga pada file yang berbeda, sehingga kita dapat menemukan cell yang dituju dan membukanya dengan mudah.

Berikut ini cara membuat link atau menghapusnya pada Excel di file yang sama dengan tujuan lembar kerja berbeda:

1. Buka lembar kerja yang akan dipasangi link, sebagai contoh lembar kerja MAIN.

2. Setelah itu tentukan (select) cell yang akan kita pasangi link, sebagai contoh cell ”LIHAT CASH FLOW”.

3. Pada cell tersebut, tekan klik kanan dan pilih Hyperlink.

Hyperlink01

4. Pada menu Hyperlink kita diminta untuk mengisi dan memilih tujuan link. Pilihan Link to untuk menentukan dimana link kita akan ditempatkan, di file lain, dalam file atau alamat e-mail. Karena kita ingin menempatkan pada lembar kerja dalam file yang sama, kita pilih ”Place in This Document”.

5. Selanjutnya kita pilih nama lembar kerja yang menjadi tujuan pada ”Select a Palce in This Document” yaitu Cashflows.

6. Berikutnya kita ketikkan cell tujuan pada lembar kerja Cashflows pada ”Type the Cell Reference”, misalkan A1.

7. Langkah terakhir, klik OK, dan link kita telah terpasang.

Hyperlink02

Apabila kita ingin memasang link pada lembar kerja yang sama, pilih lembar kerja yang sama dan tentukan cellnya. Sedangkan untuk menghapus link hanya dengan klik kanas dan pilih Remove Hyperlink.

Demikian.. Semoga tips ini bermanfaat…