Semangka Kotak Asal Jepang Menarik Perhatian Dunia

Sebenarnya buah semangka kotak ini sudah ada sejak tahun 1980an, diciptakan oleh petani-petani jepang yang saat itu menyiasati keterbatasan ruangan untuk menyimpan hasil panen. Kamu tahu dong, orang jepang otaknya kreatif banget bahkan bisa dikatakan ide-idenya itu seringkali aneh. Tapi apa dunia katakan tentang buah yang 99% terdiri dari air ini? mengagumkan, unik, aneh dan sebutan luar biasa lainnya..

semangka kotak

Ternyata mereka membuat semangka kotak diawali dengan perhitungan matematis, alasannya tidak lain agar kualitas buah nantinya tidak berbeda jauh dengan semangka bulat, dan juga jangan sampai malah lebih jelek.. masak sih cuma jadi cadangan doang kan percuma.. Dari buah semangka bulat yang sudah dipanen dihitung volumenya kemudian mereka membuat cetakan dari kayu dengan volume yang sama tetapi dengan bentuk kotak, sehingga hasilnya nanti kualitas semangka akan sama seperti yang bulat..

Bagaimana Semangka Bulat menjadi Semangka Kotak yang Unik?

semangka kotak 02Tampaknya aku akan membahas secara biologis nih, tapi sedikit saja yah.. jadi.. buah semangka itu sama seperti bagian tanaman yang lain, sama-sama memiliki sel dan sama-sama membelah dan membesar. Ketika pembelahan dan pembesaran sel itu dihalangi dengan dinding cetakan, arah dari pertumbuhan akan ke samping mengisi ruang dalam cetakan yang masih kosong. Nah, karena ruangan di dalam cetakan itu bentuknya persegi, si buah semangka itupun menjadi persegi.

Berpegang sifat perkembangan buah inilah akhirnya semangka kotak dapat dibuat dengan sukses. bahkan, sekarang ada beragam bentuk yang dibuat. Kamu bisa cek deh di google, ada bentuk segitiga, bentuk hati, bentuk kepala dan tidak menutup kemungkinan ada bentuk boneka juga. Selain semangka pun telah dikembangkan melon kotak, jeruk kotak, tomat micky mouse dan lainnya.. unik sekali yah..

Budidaya Semangka Kotak Cukup Mudah

Membudidayakan semangka unik berbentuk kotak ternyata tidaklah sulit. Kalau kamu punya pohon semangka di rumah atau ingin menanamnya, bisa mencoba cara ini yah.. yang penting kamu bikin cetakannya dulu, boleh pakai kayu maupun pakai akrilik.

Pertama-tama kamu tanam dulu tumbuhan semangkanya, beri pupuk, siram dan bersihkan gulmanya. Kalau belum tahu cara menanam semangka di dalam pot bisa tanya google dulu yah.. nah setelah muncul buahnya dan ukurannya kira-kira sudah setengah dari ukuran maksimal, kamu bisa pasang cetakannya. Ingat ya, setelah dipasang cetakan jangan sampai tergenag air karena khawatir menjadi busuk..

semangka love, semangka bentuk hati

Setelah ukuran semangka semakin membesar, dan bentuknya pun sudah menjadi kotak (biasanya sekitar 40-45 hari setelah berbuah, kamu bisa buka cetakannya. Biarkan dulu yah selama 5 hari sebelum dipanen supaya bentuknya lebih indah dipandang.. 🙂

Sekian dulu yah ulasan ringkas tentang semangka kotak ini, semoga menjadi inspirasi pertanian atau mungkin saja menjai ide usaha kamu.. 😉

Advertisements

Tanaman Hias Aku Rindu padamu

Tanaman hias aku rindu padamu… yaa itu yang aku rasakan saat ini, ketika aku melihat blog tanaman hiasku yang terbengkalai tanpa update setelah sekian lama, tapi masih saja banyak orang yang mengunjunginya.. awal aku membuat blog tersebut karena kecintaanku terhadap dunia tanaman hias, bukan karena saat itu tanaman hias sedang mahal dan banyak dicari orang tapi memang aku demen sejak lama.

Tanaman hias yang pertama kali aku miliki yaitu jenis beringin, saat itu aku masih di tingkat SLTP.. baru banget pindah dari jakarta ke pekalongan. waktu itu aku punya adik laki2 dua orang.. umurnya kalo gak salah 3 tahun dan 2 tahun. wah… jadi bostalgia.. hehehe.. waktu itu aku mencari bibit beringin yang benar2 masih kecil. aku bonceng kedua adikku dengan sepeda menuju rumah bersalin, disana banyak bibit beringin di sela-seal bangunannya (soalnya bangunan tua).

tanaman hias bibit beringin

mirip seperti gambar di atas bibit yang aku cari, malahan lebih kecil lagi.. la wong kayaknya baru “netes” baru 4-5 daunan… hehe… sampai rumah bibit beringin hasil perburuan itu aku tanam di bekas air mineral gelas. aku jejerkan di teras rumah dan aku siram tiap hari pagi dan sore..

lambat laun bibit hasil penangkaranku semakin besar, aku pangkas batang2nya secara rutin sebulan sekali. aku bentuk batangnya menggunakan kawat hingga aku ukir.. wah penyiksaan yah… kasihan juga sih, tapi.. (pembelaan yang gak dibenarkan nih hehehe…)

Nah, tanaman hias bibit beringin ini kemudian aku pindahkan ke dalam pot yang lebih besar.. singkat kata aku saat itu punya lebih dari 50 pot beringin berukuran mini… ya… bonsai amatiran sih tapi sangat membuatku puas hehe… bagi penggemar bonsai tentu tahu ada kepuasan tersendiri bila melihat bonsai buatannya.. sosoknya mini namun kekar, survive dan elegans… hhmm… apa lagi yah…

Begitulah awal kecintaanku terhadap tanaman hias, dimulai dari tanaman hias daun.. pada suatu ketika pakde no memberiku tanaman hias bunga.. wah.. wah.. wah.. kok bunga yah… pertama aku begitu menyepelekan, apalagi saat itu si bunga belum muncul.. jadi gak tahu seperti apa sosoknya… jadi de kuanaktirikan di tanaman ayng katanya berbunga putih ini..

Tidak lama, pekalongan sering diguyur hujan hampir setiap hari.. tanaman bunga yang tadinya lunglai tak terurus mulai menampakkan daun-daun baru dan akar yang sehat… tidak begitu lama menunggu terlihatlah knop atau bakal bunga.. “heh.. mau muncul bunga” decakku kagun… 😀

Kutunggu-tunggu bunga tak kunjung mekar… hanya tangkai bunganya saja ayng kian panjang. ada sih bakal bunganya tapi kok lama abnget ya.. Ahh bosan kataku… kulupakan saja si bunga lalu kembali ke bonsai hehe… nah pada suatu pagi yang dingin… baru saja bangun tidur.. belum sempat cuci muka pula.. (kebiasaan buruk semasa smp nih hehehe..).. ada yang putih2 diantara dedaunan yang hijau… kudekati dan kudapati sang bunga telah bermekaran… cantik…

tanaman hias anggrek bulan phalaenopsis amabilis

nah itu tuh tanaman hias yang berbunga cantik.. namanya anggrek bulan atau nama latin anggrek bulan yaitu Phalaenopsisi amabilis. sejak itulah aku mulai menyukai tanaman hias lebih luas, ya tanaman hias daun maupun yang berbunga… hhmm… rasanya damai… cocok banget buat penghilang lelah atau stress… 🙂

Cantik Banget Tumbuhan Menjalar si Bunga Hoya

Cantik banget tumbuhan menjalar si bunga hoya

Kemolekan kembang tidak cuma milik kembang mawar aja, ternyata flora merambat si kembang hoya juga memiliki kemolekan yang beda. Yuk kita perhatikan sosok bunga hoya yang sepertinya tidak lazim & setenar kembang2 tersebut.

Kembang hoya punya nama ilmiah Hoya carnosa. Morfologi tanamannya yaitu tumbuhan merambat alias disebut dengan istilah “liana”. Bunga ini dikategorikan flora berbiji belah, mempunyai daun berdaging nan tebal dan dilapisi lilin sehingga kaku.

hoya carnosa, bunga hoya, tanaman hoya, gambar hoya, hoya merambat, tanaman hias, bunga majemuk

Kembang hoya termasuk bunga majemuk sebab punya tidak sedikit kembang dalam satu rumpun. Ukuran kembang cenderung imut, tetapi sebab banyak menjadi tampak gede serta mempesona. Bunga hoya sangat unik, bunga ini sebagian “berdaging” tebal dan dilapisi lilin. Sebagian bunga hoya terdapat juga nan berbulu.

Warna kembang hoya amat beraneka ragam. Kau dapat search keragaman kembang hoya di Google dengan kata kunci kembang hoya. Warna bunga yang umum dan mudah ditemukan di pedagang flora yakni pink, sedangkan warna lainnya diantaranya merah darah, warna orange, warna abu-abu & belang biasanya termasuk hoya spesies serta belum diperbanyak.

Bila engkau interes dengan bunga hoya untuk jadi dekorasi pekarangan Anda, silahkan Dikau membelinya di daerah Ciapus – Kab. bogor. Di sana Dikau dapat memperoleh tumbuhan ini, walaupun tidak seluruh penjual memperbanyaknya.
Apabila Kau menyukai tas buatan tangan juga, kembang hoya telah dijadikan stilasi dekorasi tas. Silahkan Anda amati stilasi Kembang Hoya pada AnekaTasLucu. Com.

Heliconia, bukan sembarang pisang

Bicara mengenai banana, yang pasti heliconia bukan buah berwarna kuning kehijauan. Heliconia yang saya bicarakan adalah nama kembang yang menurut aku pribadi amat molek. Tanaman hias ini lazimnya digunakan sebagai flora taman terutama guna tanaman pembatas. Kadang-kadang digunakan pula sebagai wall plant <== istilah ngarang, maksud ane tanaman ini untuk menutup dinding yang punya kesan kaku hahaha… 🙂

Jikalau dipandang sepintas, tumbuhan heliconia tak berbeda jauh dengan banana, batang berpelepah, daun lebar dengan pertulangan sejajar. Akan tetapi ukuran tanaman heliconia tidak lebih besar apabila disamakan tumbuhan pisang.

Karena heliconia adalah tumbuhan kembang, aku bahas tentang bunganya saja yah… 🙂 Bunga heliconia sebenarnya tidak memikat sama sekali, daya tariknya ada pada pelindung kembang / selundang kembang atau brachtea. Bagian inilah yang sangat memikat untuk serangga & apalagi manusia <== ya iyyallah..

Selundang kembang punya bentuk dan warna yang beragam. Sebagian gede yang saya tahu bentuknya mirip capit udang dan tipis, tapi ada juga selundang yang tebal “berdaging”. Warna kuning kehijauan condong mendominasi di pasaran sehingga mempunyai kesan “biasa”, terdapat juga yang berwarna merah terang. Menurut aku yang warna merah ini keren banget!!!

heliconia, pisang hias, pisang-pisangan, tanaman hias, pertanian, hortikultura

Dari type pertumbuhan bunga juga dibedakan menjadi DUA yaitu kembang menjuntai dan tegak ke atas. Kedua jenis kembang ini bisa dimanfaatkan sebagai kembang hias pada acara-acara resmi diantaranya pengantin, prasmanan, syukuran dan sebagainya. Tapi jenis tegak yang paling banyak sebagai kembang potong (yang menjuntai dimanfaatkan dengan batang tanamannya).

Terutama saking cantiknya bunga heliconia ini (walau beberapa aja yang menurutku jelita hihihi) bunga heliconia dijadikan salahsatu stilasi (art gambar dengan menyederhanakan bentuk) dalam model tas handmade. Ingin mengetahui menyerupai apa? Silahkan anda lihat di stilasi heliconia.

Pengelompokan Ilmiah Jamur Tiram

Klasifikasi jamur tiram yaitu cara guna memudahkan mengidentifikasi species cendawan tiram secara global. Anda dapat mengunakan nama sains jamur tiram guna berbicara dengan seluruh orang di dunia karena nama ini telah baku dan dimengerti dimanapun.

Kingdom: Fungi

Filum: Basidiomycota

Class: Homobasidiomycetes

Ordo: agaricales

Family: Tricholometaceae

genus: Pleurotus

Species: Pleurotus ostreatus

Pleurotus ostreatus ialah nama sains jamur tiram memakai tata nama nomenklatur binomial, yaitu pemberian nama species dengan 2 kata. Pleurotus merupakan nama yang menunjukkan jenis jamur tiram yang membedakan dengan jenis jamur lain sebagaimana jamur kuping (Auricularia).

Sedangkan ostreatus termasuk jenis species yang membedakan diantara jenis cendawan tiram. Contoh, ostreatus ialah species jamur tiram putih, sajorcaju species cendawan tiram abu-abu, dan cystidiosus species jamur tiram coklat.

Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) sebagai Jamur Pangan

Jamur tiram ini merupakan jenis jamur kayu yang dapat dikonsumsi. Sesuai namanya jamur tiram memiliki bentuk tubuh buah menyerupai tiram (ostreatus). Letak batang jamur tiram berada pada pinggir payung (Pleurotus) sehingga sesuai tatanama binomial dinamakan Pleurotus ostreatus.

Pleurotus merupakan genus dari kelas Basidiomycetes dengan ciri yang sangat menonjol yaitu memiliki tubuh buah (batang dan tudung). Pleurotus di alam tumbuh di kayu-kayu lapuk di daerah-daerah sejuk dan dapat dijumpai sepanjang tahun. Oleh karena itu jamur ini telah banyak dibudidaya dengan media serbuk kayu yang telah dikomposkan dan modifikasi lingkungan tanam agar seperti habitat aslinya.

Lingkungan tumbuh jamur tiram pada kisaran suhu 10-32oC. sedangkan suhu optimum untuk pertumbuhan yaitu 25-26oC. Pencahayaan optimum untuk pembentukan tubuh buah yaitu 8 jam, sedangkan pertumbuhan tanpa pencahayaan akan membentuk tubuh buah yang bercabang. Beberapa jamur sensitif  terhadap CO2 yang tinggi sehingga tangkai buah memanjang dan tudung mengecil. Kisaran konsentrasi CO2 yang baik untuk pertumbuhan yaitu 550-700 ppm.

Kerabat-kerabat jamur tiram memiliki warna yang berbeda seperti Pleurotus flabellatus dan Pleurotus cystidiosus. Secara umum jenis jamur tiram hidup secara saprofit (memanfaatkan nutrisi tanpa mengolah melalui fotosintesis) meskipun ada yang sebagai parasit seperti Pleurotus eryngii.

Jamur tiram dewasa akan menghasilkan spora yang berguna sebagai alat reproduksi dan bertahan hidup. Selain itu karakteristik spora juga digunakan untuk mengklasifikasikan atau mengelompokkan jenis jamur. Spora jamur tiram berbentuk batang dengan ukuran 8-11 x 3-4 μm.

Kandungan gizi jamur tiram sebagai jamur pangan sangat penting bagi kesehatan. Dalam 100g jamur segar mengandung 15 kalori, 3.8 g protein, 0.6 g lemak, 0.9 g karbohidrat, 3 mg kalsium, 1.7 mg zat besi, 0.1 mg vitamin B dan 5 mg vitamin C.

Jamur tiram dapat diolah menjadi beragam olahan seperti jamur krispi, nugget jamur, pepes jamur atau pudding jamur. Bagi penggemar masakan jepang, terkadang jamur tiram dihadirkan sebagai pelengkap shabu-shabu. Masakan jamur sekarang ini bukan lagi masakan asing di atas meja. Rasanya yang mirip daging ayam (karena teksturnya) dapat mengundang selera siapa saja.

Informasi lebih lengkap dapat mengunjungi:

http://bisnisjamur.wordpress.com

Cara Melakukan Pemangkasan Tanaman yang Baik

Pemangkasan tanaman memiliki banyak manfaat diantaranya:

1. Merangsang Pembungaan dan pembuahan

2. Mencegah berkembang-pesatnya hama dan penyakit tanaman

3. Memperindah tanaman pada seni bonsai

4. Memperkokoh batang

Yang perlu diperhatikan dalam pemangkasan tanaman yang baik yaitu:

1.   Lakukan pada tunas-tunas air atau tunas lemah.

Tanda tunas air atau tunas lemah yaitu pertumbuhannya cepat seperti etiolasi sehingga lemah dan biasanya tumbuh di batang-batang utama.

2.   Pangkas tunas-tunas yang tumbuh di batang utama atau cabang utama.

3.   Perhatikan keseimbangan tajuk tanaman.

4.   Pangkas cabang-cabang yang menghalangi sinar matahari masuk hingga ke batang utama.

5.   Pemangkasan pada saat tanaman sedang aktif yaitu ketika tidak ada tunas-tunas dan daun muda yang sedang tumbuh.

Cara Membuat Pupuk Organik

Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup baik hewan atau tumbuhan. Pembuatan pupuk organik juga bisa diperkaya dengan mikroba yang dapat menyediakan hara sehingga mudah diserap tanaman.
Membuat pupuk organik tidaklah sulit dan jangan dibuat sulit, semua bahan dari makhluk hidup bisa dijadikan pupuk. Seperti contoh kulit pisang dan kotoran hewan ternak (asal mulanya dari makhluk hidup juga).
Siapkan bahan-bahan organik seperti:

1. Kulit pisang, kulit nanas, kulit papaya 1 kg

Bahan-bahan ini bisa didapat di dapur atau tukang buah atau sengaja beli juga tidak apa.

2. Air kelapa 1 liter

Bahan ini penting karena selain mengandung hormon sitokinin yang dapat memacu pertumbuhan juga mengandung gula untuk energi mikroba yang melakukan dekomposisi (pelapukan).

3. Starter 1 tutup

Bahan ini bisa dikatakan biangnya mikroba. Dengan ini pembuatan pupuk organik bisa lebih cepat dan mengandung mikroba hidup yang sangat bermanfaat bagi tanaman atau mencagah hama dan penyakit. Contoh starter yaitu EM-4

Cara membuat:

1. Cincang bahan padat hingga kecil, bila perlu diblender sampai halus.

2. Campurkan air kelapa dan starter ke bahan padat kemudian aduk rata.

3. Tutup rapat dalam wadah selama 5 hari agar terjadi proses fermentasi

4. Pada hari ke-6 buka tutup wadah supaya uap CO2 keluar dan mengurangi tekanan dalam wadah (hati-hati meledak alias nyembur alias muncrat). Jangan lupa tutup lagi.

5. Hari kedelapan buka lagi dan tutup lagi.

6. Hari kesepuluh saring pupuk tersebut kemudian pindahkan dalam wadah lain.

7. pupuk organik siap diaplikasikan dengan dosis 10 ml atau 1 tutup botol starter dicampur 1 liter air.

Selamat mencoba, FREE and EASY…..

Pemupukan dengan Cara Spraying ke Daun

Pemupukan dengan spraying (penyemprotan) ke arah daun adalah pengaplikasian pupuk yang mudah dan tepat sasaran. Cara ini banyak dilakukan oleh pehobby tanaman hias karena cara ini bermanfaat pula untuk membersihkan daun (pencucian daun dari debu). Untuk skala produksi, cara ini dapat dilakukan menggunakan pesawat terbang untuk pemupukan pada hamparan yang sangat luas.

Manfaat cara pemupukan ini yaitu:

1. Menghemat pemakaian pupuk. Pupuk yang disemprotkan yaitu pupuk jenis pupuk daun yang dapat dengan mudah diserap oleh bagian tubuh tanaman yang terkena larutan khususnya apabila disemprotkan pada bagian daun, karena pada bagian tersebut terdapat stomata (mulut daun). Sedangkan pemupukan melalui akar dapat terjadi pencucian hara oleh aliran air atau air hujan sehingga pupuk yang kita berikan akan terbuang percuma.
2. Respon pupuk lebih cepat. Hal ini disebabkan pemutusan jalur transportasi hara yang panjang dari akar menuju ke daun. Dengan spraying zat hara yang masuk melalui stomata di dapat langsung diolah menjadi zat-zat makanan.
3. Frekuensi pemupukan dapat diatur dengan mudah. Frekuansi pemupukan tergantung pada konsentrasi larutan pupuk yang kita berikan. Semakin tinggi konsentrasi pupuk, semakin jarang pemupukan dilakukan. Akan tetapi cara yang dianjurkan pada pemupukan jenis ini yaitu dengan konsentrasi rendah dan dilakukan sesering mungkin. Karena suplai hara yang terus-menerus akan menjamin ketersediaannya bagi tanaman dan akan meningkatkan laju pertumbuhan tanaman. Cara ini pun akan mengurangi dampak negatif dari pemberian pupuk anorganik yang berlebihan.
4. Aplikasi dengan menyiasati cuaca. Kita dapat menentukan waktu spraying dengan tepat, ingin ditunda atau dipercepat. Misalkan hari sedang hujan, aplikasi pemupukan dapat kita tunda dan menaikkan sedikit konsentrasi pupuk setelah hujan untuk meningkatkan perbedaan konsentrasi agar hara tetap dapat diserap tanaman. Mempercepat pemupukan dilakukan denga perkiraan minimal satu jam sebelum hujan agar memberi kesempatan pada tanaman untuk menyerap hara yang diberikan.
5. Dapat dicampur dengan pestisida atau zat perangsang tumbuh dalam sekali aplikasi.
6. Mengatasi lahan atau media yang minim hara, baik yang tidak tersedia karena porusitas yang tinggi, terjerat dalam koloid atau karena media yang memang minim mengandung unsur hara.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memberikan pupuk dengan cara spraying yaitu:

1. Selalu aplikasikan pemupukan dengan konsentrasi rendah. Pemberian dengan konsentrasi tinggi hanya akan menimbulakn pemborosan, selain itu larutan pupuk pekat yang menempel pada daun dapat mengakibatkan plasmolisis (keluarnya cairan sel) sehingga daun menjadi rusak. Perlu diingat bahwa lebih baik kurang daripada berlebih tetapi yang terbaik adalah tepat dosis.
2. Lakukan dengan frekuensi yang tepat. Aplikasi pemupukan dengan konsentrasi rendah dilakukan lebih sering daripada konsentrasi tinggi.
3. Lakukan penyemprotan pada seluruh bagian tanaman (misal pada anggrek) terutama pada permukaan daun bagian bawah karena pada daerah tersebut stomata lebih banyak dibandingkan pada permukaan atas. Permukaan atas daun dilapisi lapisan lilin lebih tebal daripada permukaan bawah daun dan stomata pada permukaan atas dapat tertutupi debu sehingga penetrasi hara ke dalam daun bisa terhalangi (akibat tekanan permukaan).
4. Penyemprotan dilakukan ketika matahari tidak bersinar terik yaitu pada pagi atau sore hari. Penyemprotan pada siang hari merupakan pekerjaan yang sia-sia karena larutan akan cepat menguap, terlebih lagi apabila air membentuk butiran di atas dau dapat mengakibatkan efek lup/kaca pembesar yang mengakibatkan daun menjadi terbakar (sun burn).
5. Apabila hari akan turun hujan, lakukan penyemprotan satu jam sebelum atau sesudah hujan untuk memberi kesempatan pada tanaman untuk menyerap hara. Jangan melakukan penyemprotan pada saat hujan karena akan sia-sia akibat tercuci air hujan.
6. Gunakan air yang lebih hangat dari suhu kita. Penggunaan air dingin untuk larutan pupuk akan mengakibatkan stomata menutup ketika diaplikasikan sehingga pemupukan tidak efektif.
7. Baca dengan teliti petunjuk penggunaan pupuk.
8. Jangan melakukan penyemprotan ketika tanaman muncul tunas muda, karena tunas ini sangat rentan terhadap pupuk.
9. Jangan melakukan penyemprotan ketika tanaman berbunga karena bunga dapat rontok.
10. Jangan melakukan penyemprotan pada tanaman muda hasil aklimatisasi atau baru dipindahkan ke lapang.

Download Artikel Ini

Pestisida Alami

File ini berisi beragam resep untuk membuat pestisida alami. anda tidak perlu repot mencari ke web lain karena sudah kami kumpulkan.

Download File

Semoga membantu. Terima kasih.

Foto Pestisida Alami

File ini berisi beberapa foto tanaman yang digunakan untuk pestisida alami atau botani…. Terkadang kita kesulitan mencari tahu seperti apa bentuk dari jenis tanaman pestisida yang kita butuhkan, Semoga file ini dapat membantu.
Isi File:
Biji Bengkuang, Kecubung, Biji Mahoni, Buah dan daun mahoni, Bunga Camomile, Bunga mentega, Daun Brotowali, Daun Kluwek, Daun sirsak, Gamal, Jenu/Tuba, Dringgo/Jeringau, Mimba, Mindi kecil, dan gadung.

Download File

Tips agar Stek Berhasil

Kesulitan dalam perbanyakan tanaman hias? terutama dengan cara stek? Busuk stek mungkin kendala yang sering dihadapi oleh pecinta atau pembudidaya tanaman hias. Tanaman yang kita harapkan menjadi semakin banyak malah jadi makin sedikit, menjengkelkan memang. Apalagi tanaman itu sudah jadi tanaman kesayangan atau punya nilai historis, diberi pacar atau saudara. Saya punya tips sederhana yang mungkin bisa membantu. Caranya yaitu:

1. Siapkan media tanam yang akan digunakan dalam pot 12, 15, 17 atau ukuran lain.

2. Siram media hingga basah seluruh/jenuh

3. Simpan media di tempat teduh, kering tidak lembab dan tidak terkena matahari langsung dengan salah satu sisi dasarnya diganjal sesuatu (batu/papan) sehingga lebih miring. Hal ini dimaksudkan agar air kelua dari lubang pembuangan.

4. Setelah 1 atau 2 hari (menjadi agak kering) media sudah dapat digunakan dengan tidak merubah/mengganti/menggemburkan (langsung tancap saja batang steknya)

5. Langkah terakhir sungkup! pakai plastik transparan dan diletakkan di tempat media itu tadinya disimpan.

note: Bekas luka sayatan pada batang stek dapat diberi fungisida bentuk bubuk atau pasta.

Selamat mencoba :>

Tips Memilih Anggrek yang akan Dibeli

Tips Memilih Anggrek yang akan Dibeli yaitu:

1. Sehat dengan daun hijau sedang, mengkilat dan polos tanpa bercak.
Hindari tanaman yang terdapat bercak kuning atau cokelat pada daun dan batang, karena ada kemungkinan terserang penyakit.
2. Memiliki batang atau umbi semu (pseudobulb) yang gemuk, kuat dan polos tanpa bercak. Hindari batang/pseudobulb yang berkerut (kemungkinan karena kekurangan air).
3. Memiliki anakan baru yang lebih banyak (untuk anggrek sympodial), sehingga jika yang dewasa mati, ada gantinya. Selain itu, peluang untuk berbunga juga lebih besar.
4. Memiliki bekas tangkai bunga lebih banyak, yang berarti anggrek tersebut tergolong rajin berbunga.
5. Bertangkai bunga utuh. Tangkai terpotong adalah salah satu sifat menurun sehingga pada pembungaan berikutnya kemungkinan juga akan terpotong.
6. Kuntum bunga dalam keadaan setengah mekar dan utuh (tepi bunga tidak mengkerut), agar lebih lama menikmati keindahan bunganya setelah dibeli.
7. Batangnya kokoh tertanam pada pot. Jika mudah goyang ada kemungkinan anggrek tersebut baru di tanam ulang atau sistim akarnya tidak baik.
8. Periksa medianya, apakah terdapat hama (serangga kecil) yang merayap. Hindari tanaman yang ber hama.
9. Lihat tangkai bunganya, apakah memang berasal dari tanaman atau hanya bunga potong yang ditancapkan pada pot.
10. Ada penjual anggrek nakal, yang menancapkan bunga potong pada tanaman yang sebenarnya belum berbunga dengan maksud agar nilai jual anggrek tersebut bisa lebih tinggi.

Pupuk Organik Untuk Anggrek

manure

Gambar diambil dari http://www.orchid.or.jp/

Seringkali apabila kita memelihara anggrek jenis terestrial, litofit, saprofit atau semi terestrial untuk menambahkan pupuk organik kedalam media tanamnya sebagai sumber unsur hara makro dan miro dan juga dapat untuk memperbaiki sifat kimia, biologi dan fisik tanah disekitar perakaran anggrek. Selain itu jika kita kreatif, maka sumber bahan organik dapat kita peroleh dengan mudah dari lingkungan sekitar kita, bahkan dari diri kita sendiri (ups!!). Berikut saya sajikan nilai kandungan rata-rata pupuk organik dari berbagai sumber bahan organik.

Jenis Pupuk Nitrogen (%) Fosfor (%) Kalium (%)
Kerbau 0,6-0,7 2,0-2,5 0,4
Sapi 0,5-1,6 2,4-2,9 0,5
Kuda 1,5-1,7 3,6-3,9 4,0
Domba 0,6-3,7 0,2-0,8 0,1-1,0
Ayam 1,0-2,1 8,9-10,0 0,4
Guano 0,5-0,6 23,5-31,6 0,2
Tinja Manusia 3,0-3,2 3,2-3,4 0,7
Kompos 0,5-0,7 1,7-3,1 0,3-0,5
Azzola 3,0-4,0 1,0-1,5 2,0-3,0
Daun lamtoro 2,0-4,3 0,2-0,4 1,3-4,0
Darah hewan kering 10,0-12 1,0-1,5
Jerami padi 0,8 0,2

Penggunaan pupuk organik juga memiliki kelemahan, diantaranya ialah, diperlukan dalam jumlah yang sangat banyak untuk memenuhi kebutuhan unsur hara dari suatu pertanaman (karena kandungan hara relatif rendah), bersifat ruah, baik dalam pengangkutan dan penggunaannya di lapangan, kemungkinan menimbulkan kekahatan unsur hara apabila bahan organik yang diberikan belum cukup matang (tanaman justru akan menguning dan merana). Oleh karena itu meskipun sangat dianjurkan, namun dalam pemakaiannya juga harus cermat dan tepat.

Oh iya, berikut saya berikan pula beberapa informasi mengenai karakterisasi kompos yang telah selesai mengalami proses dekomposisi secara sempurna (matang) ditinjau dari kondisi fisik.

  • Berwarna coklat tua sampai kehitam-hitaman
  • Tidak dijumpai adanya lalat atau bau busuk yang masih menyengat
  • Suhu pupuk sudah tidak tinggi/panas/hangat (pendinginan merupakan indikator selesainya proses pengomposan, meskipun bahan kompos telah dibalik dan disiram tetap tidak timbul panas)
  • Struktur nya remah, pupuk menjadi media yang lepas-lepas dan tidak kompak,
    sehingga sulit dikenali lagi bahan dasarnya.

Jika masih ragu, berikut tips uji tingkat kematangan pupuk menggunakan perkecambahan benih.
Untuk menguji kematangan pupuk organik, botol bekas selai atau botol minuman mineral yang dipotong setengah diisi pupuk yang sudah disaring, benih tanaman tertentu (yang pernah saya coba yaitu biji bayam liar) ditanam dan pertahankan kondisi pupuk tetap lembab. Botol berisi pupuk dan benih diletakkan di tempat yang terang dan terbuka. Karena benih sangat sensitif terhadap faktor tumbuh, maka tingkat kematangan pupuk dapat diukur berdasarkan kecepatan pertumbuhan benih.

  • Pupuk matang : benih akan berkecambah setelah 2-3 hari dan setelah 5-7 hari
    berwarna hijau dengan akar cukup panjang berwarna putih.
  • Pupuk segar : hanya beberapa benih yang tumbuh dan memerlukan waktu yang lebih lama, daun berwarna hijau pucat, akar pendek pertumbuhan tanaman kerdil, dan daun kadang-kadang berwarna kuning kecoklatan.

Selamat berpupuk dan beranggrek ria!!

Sumber: http://www.anggrek.org/pupuk-organik-untuk-anggrek.html

Mengolah Sampah Skala Rumah Tangga

Maaf baru kali ini. info soal mini komposter sederhana saja. Prinsip dasarnya sbg berikut :

1. ambil ember / galon bekas cat tembok ukuran 20 liter.
2. bagian dasarnya dilobangi beberapa lobang ukuran 0,5 cm.
3. masukkan bahan kompos beberapa kali sampai penuh.
4. bikin pipa udara dari paralon ukuran 3/4 in dilobangi kirikanan sepanjang ember / galon.
5. Terakhir tusukkan pipa paralon kekompos tersebut, dan ember ditutup.

Kompos tidak perlu diaduk aduk, sampai kompos matang, waktunya tergantung bahan komposnya. Sekitar 5 – 10 hari. Jangan lupa setiap memasukkan bahan kompos sudah disemprot aktivator / EM4. Bila Kompos masih bau artinya pemberian/ penyemprotan aktivator tidak rata atau kurang.

Sederhana kan. Semoga informasi ini bermanfaat. Salam sejahtera.

Sumber: http://isroi.wordpress.com/tag/kompos/