My Friend dan cash counter JNE terbaik


Sungguh aku kepikiran terus dan gak bisa hilang sejak kusadari orang itu yang senantiasa melayaniku tidak lagi ada di tempat duduknya. Ya… Hampir tiap hari aku ketemu si mas-mas ini di ruang kecil di salah satu pojok fakultas teknologi pertanian IPB.

Ia seorang cash counter perusahaan ekspedisi terpopuler di kalangan pengusaha online macam aku ini, langsung saja deh nama perusahaannya JNE (wwooow… harusnya aku dapat royalty nih sudah menyebut nama perusahaan ini, macam sponsorship gitu deh… *semoga dengar hehehe…)

Yang gak habis pikir yaitu.. terus terang aku sering “ngeracunin” si mas bernama firmansyah ini untuk keluar saja dari JNE dan dagang cream herbal saja (ampun bang JNE ane jujur hehe… tapi baca kelanjutannya ya..). Bagaimana tidak, meskipun ia selalu melayaniku dengan baik tapi lama-lama ada empati juga ke mas firman ini. Apa sih masalahnya?

Seorang cash counter ternyata sangat dituntut memiliki dedikasi dan komitmen yang kuat, terlebih di JNE perwakilan IPB yang luar biasa ramai ini.. Ibarat kata buat nafas saja musti curi-curi waktu (woow.. segitunya..) tapi serius loh… luar biasa deh pokoknya, pokoknya syarat utama sebelum masuk sebagai cash counter di tempat yang “angker*” ini harus didikan ABRI – kami sering berseloroh demikian.

Yuk lanjutin bacanya ya…

Nah, ternyata cash counter JNE hanya menandatangi kontrak kerja selama 10 jam setiap harinya (duuh aku lupa yang bener 8 atau 10 jam ya..) umum banget kan kerja dengan waktu segitu. Tapi yang bikin luarbiasa, hal itu berlaku di kantor sini. Cash counter kudu menyelesaikan tugasnya pada hari itu juga! Wah bayangin aja kalau tidak selesai pada hari yang sama, bisa-bisa pengusaha online macam aku bakal dikomplain konsumen dong…

Jadi tugas seorang cash counter yaitu melayani konsumen langsung, bikin entri data, receiving barang dan yang istimewa di kantor perwakilan ini ada servis pickup ke konsumen.. Entah dimulai sejak kapan ya, JNE ini buka sampai jam 8 malam. Oke kembali ke mas firman… J

Yuk baca lagi, perkenalkan si mas firman ini aku akui seorang cash counter yang sangat PATEN deh, gimana sih patennya? Ini yang aku rasakan selama berhubungan dengan dia:

1. dia orangnya ramah, murah senyum dan supel

2. sabar menghadapi konsumen yang kadang neko-neko. Pas aku ada di situ malah aku yang naek darah kalo ada konsumen gitu, tapi dia santai aja

3. lucu dan humoris.. hayo sapa cewe yang merasa kehilangan…? Pasti ada (huss.. sekarang dia udah mau nikah loh.. )

3. bertanggung jawab, dia itu punya tugas yang sangat berat yaitu pickup barang konsumen setiap hari. Tempatnya gak tangung-tangung.. di kaki gunung salak! Kamu bayangin aja dari IPB dramaga ke kaki gunung salak seberapa jauhnya.. tiap hari pula… belom lagi hujan atau macet yang jadi tantangan terbesar buat dia! Wah salut bener dah.. *sebenernya awalnya sih ane sering berguman dalam hati “kok mau-maunya ya???”

4. mengerjakan tugas sampai tuntas! Habis pickup barang-barang itu harus diperiksa satu-satu dan diberi harga, dihitung dan receiving. Padahal satu orang konsumen kaki gunung ini seharinya rata-rata 30 paket, kadang lebih, kadang besar-besar pula kirimannya. Tak jarang ia pulang larut malam hingga jam 11 malam

5. Kalau receiving kedua pada jam 7 malam ia belum selesai dengan pekerjaannya, ia bertanggungjawab berangkat mengantarkannya ke JNE kantor cabang BOGOR.. waow.. belom lagi ada laporan yang harus dikerjakan di rumah sepulang itu, lalu SMSin nomer resi ke “corporate” di kaki gunung itu.. ditambah lagi keesokan paginya harus berangkat benar-benar pagi (tapi akhirnya suatu waktu jadi berangkat jam 11 siang)

Gak habis pikir.. ane bener-bener gak habis pikir… yuk kita bandingin pemikiran aku dengan pemikiran dia hingga aku sempet “ngeracunin” dia untuk keluar… pertama, ane adalah orang bebas yang gak mau terikat oleh siapapun.

Ane entrepreneur sejati (ups.. semoga benar hehehe..), ane menukar keringat dengan uang, makanya ane ngerasa yang dilakukan oleh mas firman ini sangat tidak masuk akal… berangkat jam 11 pulang jam 9 malam bahkan kalau sedang banyak bisa pulang jam 11 malam, dengan gaji tetap! Oh my Allah… luar biasa sekali!

Bahkan ia sering curhat kalau uang setoran kadang tidak lengkap, entah konsumen yang belum bayar.. entah ada cobaan hilang dan macem-macemlah.. terpaksa kan harus diganti! Yang lebih bikin aku makin semangat ngracunin dia yaitu dia ingin nikah… sedang persiapan ngumpulin uang dikit2… calonnya juga pebisnis online seperti aku sedang ngumpulin uang juga… patungan tuh 2 sejoli untuk mewujudkan impian mereka…

eeehh… uang setoran hilang jatuh di jalan saat pickup ke kaki gunung salak *maklum jalan tidak rata dan berkelok… pertamanya sih ia curhat dengan sang calon tercinta… dan dibantulah ia untuk menutupi kekurangannya, tapi cobaan itu datang lagi.. uang hilang lagi…! Kali ini ia tidak cerita, kata mas firman, dia sayang ke calonnya, jangan sampai tahu lagi.. waahh… luar biasa!

Dia berdedikasi kepada perusahaan, menukar waktunya dengan uang dan dilakukan dengan penuh tanggungjawab, hujan panas dijalani.. apalagi ketika ia cerita punya rencana nikah.. wah makin ikut nyemplung aja aku di perasaan dia.. tapi disamping kesalutan aku saat itu ada rasa tidak percaya, kok mau ya kerja seperti itu!

Tapi Allah maha adil wahai pembaca sekalian, sekali lagi, allah maha adil! Anda akan memanen buah dari benih yang anda tanam! Karena totalitasnya sebagai cash counter yang sedikit mengeluh ini (soalnya dia pernah mengeluh juga sih.. hehe.. namanya juga manusia ya..) ia kemudian diberi penghargaan sebagai karyawan terbaik! Wwoow…

Tapi ternyata itu tidak cukup, tetap saja itu hanyalah sebuah penghargaan belaka.. menurutku sih tidak ada nilai lebih.. toh ia masih sebagai cash counter (jleb.. dalem banget sih omongan gue.. piss ahh) aktifitas pun masih sama seperti biasa.. bolak balik kaki gunung salah dan pulang telat..

Dan kisah akhirnya, semua berubah dalam sekejab ketika pernikahannya sudah mulai dekat.. lamaran juga sudah berlangsung.. dan tak lama dari itu ia tiba-tiba menghilang dan aku belum bertemu lagi sampai artikel ini aku tulis. Kata mas juli si rekan seperjuangannya, “mas firman dipindah ke panduraya mas, jadi kepala kantor” wwooww… amazing… (wwoww.. amazing adalah kata-kata yang sering kami ucapkan kalau kiriman sedang numpuk di atas meja)

Aku langsung terdiam..aku teringat kembali akan pejuangan mas firman, ingat kembali keadaanku sendiri sebelum memiliki keadaan yang lebih baik ini. Allah memang tidak akan pernah diam seperti halnya Ia telah mengangkatku dari kesulitan yang sebelumnya aku fikir tidak mungkin bisa.

Aku merenung… sungguh didepan mataku sendiri aku lihat keajaiban yang cepat. Aku diingatkan kembali… ketika seseorang itu total dalam usahanya maka akan ada balasan yang ia terima, tidak terkecuali seorang karyawan yang notabene hanya waktu yang bisa mengubah mereka (maksudnya makin lama kerja makin naik pangkatnya, kalo wirausaha kan dipengaruhi usaha dan keberuntungan intuisi)

Buat mas firman.. aku yakin ini tidak lepas dari doa orang tua yang selalu membawakanmu bekal nasi J usaha kerasmu, doa mu tiap malam dan dukungan serta doa calonmu.. J ini jalan Allah yang khusus diberikan untukmu.. memudahkan pernikahanmu.. dan wwoooww amazing deh..

Hari ini aku diundang langsung ke pernikahan oleh mas firman sendiri yang akan diadakan awal juli, sungguh luar biasa kan.. Allah memudahkan urusan dan pernikahan sudah di depan mata.. Selamat ya mas.. semoga bahagia.. langgeng dan selalu diberkahi Allah J

Aku juga musti lebih semangat dalam menjalankan pekerjaanku sendiri nih, meskipun wiraswasta boleh sesuka hati tapi harus tetap bertanggung jawab. Ini pelajaran yang sangat luar biasa bagiku.. aku seperti diingatkan kembali bahwa “libatkan Allah dalam setiap urusan, walaupun Ia akan melibatkan diri tanpa kamu pinta”

semoga cerita ini menginspirasi.. tiap orang punya keunikan tersendiri dalam hidup maupun berkarir, so tidak perlu memandang sebelah mata suatu pekerjaan seperti yang aku lakukan itu *ngaku.. hehe… maaf, aku tobat… dan bersyukurlah wahai perusahaan besar, anda bisa besar karena ada orang-orang seperti mas firman yang luarbiasa!

Buat konsumen serum wajah dan toko online lainnya yang sering marah-marah karena kiriman telat atau hilang, tugas mereka tidak mudah dan sangat rumit. Tidak semudah mengantarkan saja! Banyak prosedur, tantangan pihak ketiga dan ancaman pihak jahil yang sering “ngutil kiriman”. Tetap semangat!

*kami sebut angker karena sinyal hape gak bisa masuk (wkwkwk), letaknya di ruang bawah, dipojok pula. Dan kalau malam lumayan bikin seram juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: